Friday, January 15, 2021

Hai..

Mungkin cuma satu kata aja yang lagi terbayang di kepalaku, saat hampir 5 tahun sudah hiatus dari kegiatan tulis menulis, yang entah apapun alasannya dahulu sempat terhenti.

Dan sekarang, 

Out of the blue, di pagi dini hari, mendadak pengen nulis, dan bahkan mengenai apa, pun gak sempat mampir dibenak ini. Mungkin cuma sedikit romansa dan nostalgi yang ingin dialami kembali ketika ujung jemari ini kembali perlahan menekan tombol tombol perangkat digital, seperti dahulu...

Kacau juga, bahkan otot dan sensor motorik ini gak lagi bisa mengetik secepat dahulu, pun juga otak mendadak mampat mau menuliskan apa, jadi ini mungkin sekedar membiasakan (kembali) bersahabat dengan perangkat ini.

 Apakah ini menjadi awal kebiasaan baru, untuk kemudian menekuni kebiasaan lama, dan akhirnya secara konsisten akan kulakukan di hari hari berikutnya? belum tentu juga..

Walau sebenarnya, banyak yang bisa di rekap dari semua peristiwa yang terjadi di 5 tahun terakhir, apalagi secara spesifik, satu tahun terakhir ini terdapat sebuah peristiwa luar biasa yang dialami mayoritas penduduk bumi, pandemi.

Tapi kembali lagi,

bukan itu yang aku lakukan saat ini, bukan juga menyempatkan diri untuk berbagi cerita, mendokumentasikan peristiwa, atau sekedar beriringan dengan waktu berjalan perlahan menghabiskan malam, bukan itu rasanya.

 

Terlalu absurd mungkin untuk kuceritakan sekarang, 

Bukan karena tidak ada bahan, tapi memang otak ini belum sempat memilah dan memilih materi yang ingin disampaikan disini, belum juga tertarik untuk membuat paparan sistematis yang mungkin banyak dilakukan para penggiat rubrik yang membuat pembacanya tidak sabar menyantap setiap kata dan cerita didalamnya.

Jadi mungkin untuk sekarang,

ini saja...

 

 

Hai...

 


Sehat kalian?

Hidup masih berpihak kepada setiap hari hari yang kalian jalani?

Semoga ...

 

 






Monday, February 2, 2015

pelajaran hari ini...


promise, is a BIG word...

it either makes something....



or breaks everything...


Saturday, January 24, 2015

tulisan ini tidak sependek jalan pikiranmu . . .






Sejak jaman kuliah beberapa tahun yang lalu, kemudian memasuki dunia kerja, bahkan dalam keseharian, kebanyakan orang dalam lingkaran sosial saya biasanya menilai saya terlalu sinis, absurd, pesimis..ngasal, . . . -ngemeng apaan sih lu! dan beberapa komentar senada . . dimana dari persepsi saya sebaliknya menyebut argumen yang saya keluarkan adalah sesuatu yang "... menurut saya lho ya" realistis...

Apalagi kalau mereka berkomentar dengan membawa bawa persepsi mereka tentang penampilan luar saya, yang saya akui... tidak fashionable, kacaunya lagi buat sebagian besar dari mereka biasanya bisa  langsung melakukan judgement, bahwasanya apapun yang keluar dari moncong saya ini... pastilah sampah gak mutu... 

(... sialnya, kadang mereka gak salah, hahaha...)

Apakah hidup saya begitu menderita sehingga saya tidak bisa mengambil hikmah, tidak bersyukur atas nikmat yang saya terima. . . ataupun menciptakan kebahagiaan sederhana untuk saya nikmati  ...?

oh enggak kok... 
saya bahagia, cukup bahagia, dan saya rasa . . . .kebahagiaan yang dilimpahkan itu, cukup untuk membuat saya... bahagia. . .  (mbulet cuk!)



jadi ketika saya berkata ...

"dunia itu gak seindah yang kalian bayangkan... kadang kejam dan gak adil... terus kenapa? takut?"

"diambil hikmahnya saja- bukanlah kata-kata yang bisa bikin kesialan kamu berkurang...  sial mah sial aja... "

"bekerja itu ya buat cari duit, kalo cari pengalaman, ya jangan protes kalo gajimu kecil.. kamu berhak atas karir yang lebih baik, sesuai performance kamu tentunya, jangan tolol..."

"work life balance itu bullshit... work ya work, life ya life..  pilih salah satu, balance tuh cuma alasan  karena hidupmu gak fokus.... gak balance tapi fokus disalah satunya itu gak apa apa kok"

"gak usah sok sok metal kalo beli kaos band metal pujaanmu saja masih cari yang lokalan atau kw dua .. karena kamu gak mampu beli yang asli..."

"buat apa kamu nongkrong di kafe mahal berlogo duyung bugil dan sejenisnya itu, kalo yang kamu butuhkan sebenernya adalah warnet..  buat ngaplot foto segelas kopi... yang kamu habiskan dalam waktu 3 jam...4 jam ... 5 jam... Gaul banget kamu!"
"cocot om mariyo itu pada kenyataannya gak selalu dengan mudah bisa diterapkan.. tapi ya tetep kamu tonton acaranya dengan alasan- daripada nonton sinetron yang gak bermutu..."

"motivasi terbaik itu terkadang bukan pada tepukan pundak pada saat kamu sukses, tapi caci maki ketika kamu gagal.... dan sanksi yang kamu dapat karena ketololan mu sendiri..."

"saya agak susah berdebat dengan orang kaya, bukan (cuma) karena mereka pintar, tapi karena saldo rekening saya berkata... sudah diam, jangan banyak bacot"

"tidak semua penjahat itu berpenampilan kasar, . . bikin kapalan di jidat dan jenggot yang panjang itu mudah... apalagi kalau cuma beli kemeja rapih, dasi dan sepatu kulit yang ujungnya lancip, mereka mampu kok"

"hape saya emang jelek,gak ganti sejak tahun 2000, tapi dia bisa menghasilkan uang. . ., coba bandingin sama smart phone mu yang ngabisin duit buat pulsa dan kuota... jangan sampe kamu kalah smart sama gadget mu . . . Malu!"

"gak usah gagah-gagahan di media sosial... gigimu masih utuh, apapun yang kamu komentari . . . ketemu langsung, berani? "

dan lain sebagainya....

Saya sebenernya cuma pengen bilang, jangan terlalu ... jangan keterlaluan... jangan berlebihan.... dan jangan lengah.... itu saja... karena mungkin yang paling pas adalah... yang sedaang seeedanggg saaaajaaa..... - opo to iki!!!

Idealis, Pesimistis dan Realistis itu seperti dua sisi mata koin....

kasihan kamu, duitmu cuma koinan.... ^__^






Well ... jadi pengen share beberapa petuah yang baru saya baca, khususnya mungkin ditujukan pada generasi dibawah saya yang masih berstatus sebagai mahasiswa.... S1... S2... S3  atau bahkan S4... S5... S6 ... S7... S.. sak karepmu..
 
Dan bagi yang terbiasa dibelai kata kata motivator yang memanjai telinga dan mata kita akan sebuah persepsi indah yang digunakan dengan harapan  . . . .hidup pasti dapat mudah dijalani dengan kata kata yang membelai kalbu....  

tidak akan kita temukan disini... ^__^

Mungkin sudah banyak beredar di dunia maya sejak tahun 2013 lalu, tapi yah lumayan lah masih relevan kok dengan kondisi sekarang... kayanya...,  lagian buat saya ini penting dan saya kira ini cukup berharga, anggaplah saya simpan ini di halaman saya sebagai pengingat.... untuk kepentingan saya juga...

nasihat yang baik ... 
gak selalu datang dari pria sukses yang botak, yang menyampaikan dengan senyum manis dan tepukan tangan para penonton..



  1. Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
  2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak cuma twitteran saja sampai lulus nanti.
  3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
  4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun niennna_catique@gmail.com itu!
  5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
  6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup
  7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
  8. Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa
  9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi alay!
  10. Bangga bisa software dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!

  1. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
  2. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong sama manusia!
  3. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kantor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
  4. Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”
  5. Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
  6. Mahasiswa senior, jangan bangga bisa membully Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus
  7. Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
  8. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek-cetek begitu sih?!
  9. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh SBY berani sama Amerika kalau kamu diskusi sama mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap
  10. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal

  1. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!
  2. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama teman saat demo antikorupsi!
  3. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!
  4. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
  5. Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!
  6. Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia
  7. DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan doang. Sama seperti mahasiswa yang tidak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya
  8. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
  9. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya
  10. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing?
  11. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!

 Semoga ada hikmahnya....^__^




halah... hikmah lagi . . . hikmah lagi.... 

sudah. . . . kesuuweenn . .

berhenti berkhayal dan mulai beraksii!

*tulisan lain beliau dalam bentuk tweets bisa dibaca disini...

Thursday, January 1, 2015

Selepas hujan...

selamat merayakan datangnya tahun 2015 ...

kecuali buat dua sejoli keparat dibawah ini...





 



Saturday, December 27, 2014

Sudah Biasa . . .


" desember, rintik hujan, udara dingin  dan suasana hati yang mendadak mellow…"

Dilengkapi lagu lagu dengan irama galau… apalagi buat yang lagi patah hati… desember adalah saat yang tepat untuk menganiaya hati dengan sekelumit penderitaan atas nama cinta yang pastinya maha berat… buat pejuang cinta dengan harapan yang pupus, hingga hatinya cedera serius . . . #cuih

Buat yang lagi jatuh cinta, pastinya desember juga jadi bulan yang diagung agungkan untuk menjadi background kisah cinta yang sedang mekar mekarnya, bersemi tiap hari karena nutrisi yang tercukupi… disirem hujan tiap hari… merekah dah tu cincwaahh… #cuih

itulah sekelumit suasana  yang kerap muncul di bulan yang juga penuh barokah ini…  meskipun buat anak muda (berkualiti) seperti saya…  not happening! Hehehe sial…

 
Setelah sekian lama gak ngisi halaman ini, saya mencoba untuk mengisi seadanya, mumpung tahun 2014 masih belum berakhir.. dan juga, setelah lutut saya cidera serius  seusai bermain futsal sabtu kemarin, praktis gak banyak yang bisa saya lakukan selain menulis…. Ahh fakk sekali …

 
Liburan kali ini hingga awal Januari 2015, saya akan menghabiskan waktu di bandung, kota kelahiran saya, dirumah nan hangat dan penuh rasa nyaman. Kondisi bandung yang menjadi kota sejuta macet yang padatnya luar biasa juga memupus keinginan saya untuk keluyuran gak keruan, lagipula teman nongkrong saya ada di komplek rumah saya, jadinya ya saya gak ngerasa butuh butuh amat buat hang out berhaool ke tempat tempat ngupi berbayar yang biasanya mahal demi dibilang anak muda masa kini.. #atasnamapenghematan

 
Laluuuuuu…

Hujan yang hampir tiap hari menyapa mulai siang hingga malam, membuat udara dingin dan menambah semangat buat browsing .. sampailah saya kembali membuka situs video yucub buat dengerin lagu lagu asik dengan bantuan koneksi wi fi bocor yang pastinya gretongan di sekitar rumah…hell yeah!

Dan saya terpaku mendengar sebuah lagu lumayan lawas rilis sekitaran akhir 2013 kalo gak salah.  Single dengan judul Terlatih Patah Hati oleh The Rain feat Endank Soekamti. Single yang lumayan bikin saya senyum senyum ngeliat klip nya yang cukup nyenengin, dan lirik ringan yang bagus juga setelah disimak… 

Sebagai penyuka band melodic, saya memang bukan die hard fans soekamti, adapun the rain, saya Cuma tau lagu “dengar bisikku” itupun pas saya kuliah.. so jadinya lumayan aneh saja mengetahui ada single kolaborasi antara 2 band yang beda aliran itu hehe…



Well...
Yang bikin lagu ini unik, selain proses rekaman ditengah jalan yang dibantu Stephan Santoso dari Musikimia, aransemen final selesai barulah (Endank Soekamti) mengisi suara, basic track yang direkam di Jakarta, hasilnya baru  dikirim ke Jogja dimana diisi oleh Endank Soekamti, setelah itu dikirim lagi ke Jakarta … lalu juga dari liriknya yang campur aduk..  menertawakan kisah pilu yang sudah terlalu sering menimpa para pejuang cinta yang sering failed agar bisa optimis (ha!!)



Selain lagunya yang apik, The Rain dan Endank Soekamti juga membuat konsep yang berbeda untuk video klip lagu ini. Meski terlihat sederhana, saya lumayan ngakak melihat video klip tersebut. . . .


" desember, rintik hujan, udara dingin  dan suasana hati yang mendadak mellow…" 

niscaya akan berubah layaknya sirkus setelah melihat klip diatas dan menyimak liriknya yang sederhana namun penuh canda, haha.. dan jikapun ada poin yang bisa kita ambil dari klip ini mungkin adalah....

 

ada baiknya kalau kadang kadang kita sepelekan saja masalah cinta cintaan itu!! .. anggep aja becandaan ... kalo mau lebih bijak , anggep saja pengalaman hidup.. #bah

Toh desember tidak harus melulu soal cinta, karena berkumpul dengan keluarga dan menikmati sajian pisang goreng hangat di ruang tengah sembari menikmati hiburan di tipi atau perangkat dipidi, bisa jadi lebih menyenangkan daripada mikirin cinta cintaan yang buat sebagian penganutnya (yang kecewa) sih…. 

konsumsinya monyet… ^__^


♫♪ Bertepuk sebelah tangan. . . . Sudah Biasa! ♫♪ 
♫♪ Ditinggal tanpa alasan . . .  Sudah Biasa!   ♫♪ 
♫♪ Terluka itu pasti, tapi aku tetap bernyanyi  ♫♪


* review lagu berikutnya... " Pergi Pagi Pulang Pagi" dari Armada ya? gimana? hhmmmwwuuahahahahhahaaaa....

Thursday, December 25, 2014

Tuesday, August 27, 2013

METALLICA ASIAN TOUR 2013

[Gelora Bung Karno Jakarta INDONESIA] 
Lumayan  lama gw gak nulis di blog ini, sejak bokap gw berpulang ke Rahmatullah akhir Januari 2013 kmaren, Gw menganggap  tahun 2013 berasa kelam, semua inspirasi menulis gw tertutup.. karena semua yang akan gw lakukan selalu teringat bokap, but anyway, kali ini gw mencoba mengabadikan satu lagi  Sejarah yang menurut gw cukup patut gw kenang lewat tulisan di blog ini pasca bokap ga ada.                                                                   
***

Setelah sebelumnya diawal Januari 2013 gw nulis soal weezer, band rock asal amrik yang lumayan ngasi pengaruh besar dalam kegiatan genjreng genjreng gue semasa sma, yang gw hadiri konsernya Januari 2013 kemaren,  kali ini gw pengen nulis salah satu band yang paling kental ngasih influence Metal mulai gw SMP, genjrang genjreng pas SMA, kuliah, bahkan sampe sekarang… yang membuat gw mendaulat diri sendiri sebagai what people called- Metalhead.

here we go . . .



Juli 2013
Adalah pertama kali gw denger band legendaries Metallica bakal singgah ke Indonesia dalam Asian Tour-nya setelah Tahun 1993 gw  masih terlalu kecil untuk dibawa ke Lebak Bulus, maka konser pertama yang berakhir rusuh itu hanya jadi mitos. Dalam hati gw langsung tereak “THIS IS IT MAN!!! GW KUDU DATENG!!”. 
 
Kebeneran komunitas metal di komplek tempat gw tinggal cukup kental, jadilah kami ATPUT MILITIA sepakat buat brangkat Ibadah Metal bersama akhir Agustus nanti. Dengan harga tiket berkisar 400 rebu -1,5 juta, kami memilih kesempatan buat berada sedekat mungkin dengan Idola kami, yak tiket Festival seharga 750 rebu pun siap kami tebus!
Sadar bahwa harga tiket segitu lumayan menguras kantong gw, gw pun mulai menjual beberapa barang hobi gw, yang kebanyakan Action Figure di komunitas di twitter #demimetallica . Adapun Atput militia lebih kreatif, mereka membuat dan menjual kaus nanti di venue, plus menyelenggarakan Transportasi ke venue buat tambahan biaya. Alhamdulillah, setelah perjuangan yang lumayan bikin deg degan,, kami siap menyatroni Mega Konser Metalica tersebut. 

Pertengahan Agustus, duit sudah terkumpul, siap buat menebus tiket konser yang ratusan ribu itu. Persiapan fisik dan mental sudah disiapkan jauh hari sebelumnya. Atput Militia yang akan berangkat dari bandung dengan menyewa Minibus akan bertemu dengan beberapa warga atput yang tinggal di Jakarta, termasuk gw.


Minggu Metal, Agustus 25th   - 2013

Selametallica Pagi!!!
Bersama Yafet, warga atput yang kebeneran tinggal di Jakarta, aku segera bertolak menuju Gelora Bung Karno (GBK) selepas makan siang untuk bergabung dengan Atput Militia lain di GBK. Sekitaran Jam 2 kami sudah berkumpul bersama (Adit, Dimas, Indra, Acong, Ilham, Ajie,dan beberapa warga atput lainnya, liat sendiri di poto dah!), mengabadikan momen momen penting dan ga penting di sekitar venue. Prinsipnya, ini konser Metal Terbesar di Indonesia, Ini Band Trash Metal Legendaris yang paling besar yang pernah ada, Ini adalah band yang memberikan pengaruuh paling besar pada Kami, so jelas, tiap detiknya ingin kami abadikan semampu kami.




Histeria Dimulai!
Metallica dijadwalkan akan memulai menggebrak GBK pukul 20.00 dengan Seringai sebagai band pembuka yang akan tampil 30 menit sebelumnya, namun Gegap gempitanya sambutan jemaah metaliyah akan konser ini sudah dimulai sejak sebulan sebelumnya, dan ketika kami tiba di GBK, hysteria begitu terasa, dipenuhi ribuan Metalheads dari seantero Nusantara yang mulai berdatangan ke Jakarta sehari sebelumnya yang dimulai dengan mengularnya antrean penukaran tiket sampai hari H, metalheads yang mayoritas menggunakan kaus Metallica berwarna hitam.
 


Penantian panjang Metal militia selama 20 tahun ini terjawab sudah dibulan keramat Minggu 25 Agustus 2013 yang bertepatan juga dengan 25 tahun perilisan album …and justice for all… dan Gelora Bung Karno hari itu resmi… BLACKENED!

Menjelang sore, puluhan ribu massa sudah mengepung areal seputaran Stadion GBK dari segala penjuru, hingga mulai dibukanya “cemetery gate” dengan dialiri oleh arus deras puluhan ribu metalhead yang sebelumnya sudah berisik oleh teriakan mereka yang sudah tidak sabar untuk segera memasuki areal keramat didalam stadion GBK tersebut yang berlarian lewat masing-masing gate Festival maupun tribun.

Gw, Adit, Acong dan Indra, yang kebetulan memegang tiket Festival A, sementara warga atput sisanya ada di Festival B, tiba di Yelow Gate III GBK, sejak pukul 4 sore, menanti gerbang di buka sembari menikmati pemandangan ribuan metalheads yang memenuhi areal gate Festival A diselingi dengan celotehan, teriakan, sorak sorai para metalheads yang mengisi waktu dengan caranya sendiri sendiri.


OPEN THE GATE!!!


Tepat pukul 17.00 gerbang festival pun dibuka, dimulai dengan screening penonton oleh panitia , para metalheads berhamburan masuk ke lapangan Festival, denyut jantung yang berpacu, secepat adrenalin yang mengalir dalam darah, memaksa kami berlari secepat mungkin untk mencapai baris paling depan. Setelah berjibaku, terengah engah, kami berempat menempati baris ke 4 di posisi tengah kelas Festival, THE MOSHPIT!!!, Berjarak beberapa meter saja dari Stage dengan Panorama Panggung yang berasa begitu dekat. GREAT VIEW!!! Tampak stage dengan panjang 60 meter, lebar 8 meter dan tinggi 20 meter yang berdiri tegak menghadap pintu VIP Barat GBK lengkap dengan tiang-tiang lampu dan sound system yang akan menjadi pusat perhatian seisi GBK


Dan kami kembali menunggu bersama ribuan metalheads lainnya dengan berdesak desakan parah, dengan tubuh saling menempel satu dengan lainnya, dengan aroma ajaib dan suhu udara yang panas tak terkira, dengan oksigen yang harus pula berebutan, Berbagai bahasa dan logat daerah terdengar, menunjukkan malam ini akan menjadi pesta rakyat metalhead Indonesia. EPIC! Penantian tersebut dilalui dengan hati suka cita, celetukan para metalheads sembari menunggu pukul 20.00 sungguh variatif, dari yang mulai banyolan banyolan khas kaum garis keras, hingga respon sorak sorai atas apapun yang muncul diatas panggung. MENYENANGKAN!

S E R I N G A I

Sekitar pukul 19.30 Wib Gegap gempita dimulai dengan salah satu unit scena local Metal dari divisi “High Octane Rock” kebanggaan anak negeri sendiri yakni “Seringai” yang begitu beruntung mendapatkan mandat untuk membuka konser nan bersejarah ini. 
Penampilan seringai ini diawali dengan kehadiran artis cantik “Raisa” dengan suara renyahnya (baca: cakep banget aslinya brooo!!!)  memimpin koor massal bersama seluruh metalhead yang ada untuk mengumandangkan lagu “Indonesia Raya”. National Anthem yang dikumandangkan dengan kompak oleh seluruh Metalheads Di stadion utama, National Anthem Terkencang yang pernah gw denger… MERINDING!!!!

Selanjutnya stage mulai “diterkam dan diobrak-abrik” oleh Arian, Ricky, Sammy dan Khemod. Auman mereka seperti nomor Tragedi, Serigala Militia, Megadili Persepsi dan lainnya disambut hangat oleh para Serigala Militia. Nampak dengan berbesar dan kerendahan hati, mereka ingin berbagi “kebahagiaan” bersama sejawat scena local yang ada dengan mengajak gitaris Eben dari Burgerkill untuk bersulang bersama diatas stage dalam lagu “Dilarang diBandung” dan menggaet Stevi Item dari Deadsquad dan Ajie dari Down for Life untuk mengumandangkan nomor Ace Of Spades dari Motorhead .Dan Seringai mulai membakar Jakarta di awal Konser Metallica!




 M E T A L L I C A   ! ! !

Menjelang pukul 20.30 Wib setelah set aneka mesin peralatan tempur bagi pasukan Metallica yang berdaya gempur 20.000 watt terpasang, metalheads disuguhi munculnya visual di big screen yang terpasang di sisi kiri dan kanan stage sebuah cuplikan dari adegan duel Clint Eastwood dalam film koboi The Good The Bad and The Ugly (1976) yang diiringi dengan intro The Ecstasy of Gold by Ennio Morricone yang selalu dengan setianya mengiringi setiap live konsernya Metallica sebagai pertanda dimulainya “Duel” nan bersejarah ini dengan begitu merinding dan harunya kami menyimak dan ikut koor langsung khas penonton bola untuk mengikuti intro tersebut. 

Jaymz, Hammet, Lars dan Trujillo menggebrak tanpa basa basi diatas stage mengeluarkan gemuruh suara  drum dan sayatan gitar dari intro lagu “Hit the Lights” sebagai nomor pertama yang membuat hysteria massa mulai meledak dahsyat dan GBK begetar keras bagai ledakan dinamit penghancur gedung bertingkat, KAAABOOOMMM!!!!. 



“Master of Puppets” yang langsung menggebrak tanpa menunggu lama, dengan koor dan teriakan para metalheads yang terdengar memecahkan GBK porak poranda …“Master…Master…Obey your Master…seraya mengangkat kepalan tangan dan devil horns up keatas serta aksi headbang dan slam dance disana-sini . . .  sungguh EDANNN!!!!.

Posisi gw yang semakin terdesak kedepan membuat gw terpisah dari rombongan Atput, yang terombang ambing lautan manusia, namun sungguh menguntungkan, tangan gw memegang barrier depan sehingga lambat laun posisi gw tepat berada di front row ring festival dengan atmosphir yang begitu menggila membuat andrenalin gw  semakin meninggi, DAMMIT… gw Cuma berjarak kurang dari 5 Meter sama James Hetfield, Hammett dan Trujilo… DAMMIT . . . MY HAND CAN ALMOST REACH THEM!!!



RESPECT! buat para metalhead disekitar saya yang sikutannya kencang, namun emosi tetap terkendali, dance brutal namun ketika melihat ada yang terpuruk, dengan segera membantu mengangkat bersama sama dan kembali menikmati suasana moshpit, belum lagi metalheads wanita yang walau tergencet, namun tetap dilindungi oleh para metalheads sekitarnya, pembagian air kemasan…. Asli gak ada yang rebutan, minum setengah, oper ke belakang…. Attitude yang amat keren menurut gue….ahhh , its all in the family man! ( ini konser metal, bukan dangdut yang senggol bacok!!)



Selanjutnya crowd kembali dihajar dengan lagu yg berlirik  “Gimme FUEL, gimme fire, gimme that which I desire!” yang menderu kencang, diselingi sapaan James Hetfield kepada crowd di GBK..

“You seem very energetic tonight! I can’t believe it’s been 20 years, and now we’re here!”

Lalu disusul dengan nomor cadas klasik “ Ride the Lightning”  disambung dengan aksi menawan yang disuguhkan oleh sang lead Gitaris “Kirk Hammet”. lewat solo guitar yang memainkan anthem (jingle) dari film Star Wars dan Jingle Darth Vader, Imperial March. Lalu alunan petikan gitar pembuka nomor kelam “ Fade to Black” yang tanpa sabar disambar oleh crowd .



Tak lama Gelora Bung Karno digempur lagu “the Four Horsemen”. Tanpa jeda yang panjang, lagu powerfull dari album Death magnetic pun mengalun deras . . . Cyanide" sebagai satu-satunya lagu yang dibawakan Metallica di era bassis “Robert Trujillo” . . . . Masih Berlanjut lagu  “Sanitarium” yang tetap disambut edan oleh gemuruhnya crowd yang tercipta di GBK ...".Sanitarium, leave me be...Sanitarium, just leave me alone. Lalu tak lama kemudian meluncurlah “Sad but True” dari Black Album. 

Berikutnya terdengar solo bass “Orion” dari “Robert Trujillo” yang menandai sebuah instrument panjang nan megah sebagai penghormatan bagi sang bassis flamboyan “Cliff Burton” yang telah lama berpulang meninggalkan Metallica untuk selamanya.
Suara tembakan dan bunyi helicopter mengantar lantunan sebuah single Metal Ballad “One” yang sudah pasti dilahap habis bersama oleh koor sing along masal seisi stadion GBK.  Selanjutnya “ For Whom the Bell Tolls”, “Blckened”, dan disusul dua nomor black album berturut-turut yakni single ballad “Nothing Else Matters” dan yang paling EPIC  tentunya lagu yang membuat personil Metallica tersentak dan terkagum akan nyanyian panjang dan kompak oleh crowd GBK dari awal sampai akhir lagu IT’S THE LOUDEST CROWD EVER . . .  of a song called “ Enter Sandman”.  --  “That’s the loudest I ever heard a crowd sing “Sandman” in a very long time,” wrote Metallica on its website.


WE WANT MORE!!!
Gw dan beberapa puluh ribu metalheads yang datang begitu menikmati konser tersebut, serasa gak rela buat berakhir terlalu cepat. “We want more..we want more..we want more” berharap adanya encore bonus tambahan lagu pada malam bersejarah itu. Dan bergemuruhlah “ Creeping Death” sebagai Encore pertama  disusul dg lagu “Fight Fire with Fire” .

Akhirnya penampilan Metallica malam itu diakhiri dengan lagu high octane metal . . .  
 “ Seek and Destroy” sebagai pemungkas dari 18 total lagu yang mereka bawakan   diikuti dengan berterbangannya puluhan balon hitam besar bertuliskan Metallica ditengah crowd yang menghabiskan sisa-sisa tenaganya untuk hidangan pesta terakhir ini dengan moshpit besar disana sini.

Disinilah gw berjibaku dari depan hingga terseret ke baris ke dua, dan mundur ke tengah akibat mengejar balon yang ingin dibawa pulang buat koleksi, namun apa daya, kegedean. Tapi perjuangan belum berakhir…. Di penghujung konser seperti biasa ritual lempar lemparan pic gitar pic bass dan stik drum menjadi ajang uji nyali buat berjibaku memperebutkannya. Dan malam itu gw lumayan beruntung , hasil dari berjibaku tersebut, kepala kesikut orang 2 kali tapi hati senang luar biasa, karena Pic Bass Trujillo dari  Black Album Anniversary berhasil gw dapatkan… HELL YEAHHH!!!!


Akhirnya Lars Ulrich, Kirk Hammet, James Hetfield dan Robert Trujillo benar-benar meninggalkan stage setelah mereka ke tengah panggung berbaris memegang Bendera Merah Putih berukuran besar dan bertuliskan METALLICA, Solo - Indonesia ditengahnya

    “Metallica Loves Jakarta!” teriak James di akhir penampilannya.

    “Terima kasih banyak,” tambah Robert Trujillo.
Sebuah konser nan bersejarah persembahan dari Blackrock Entertainment yang begitu disambut full energy oleh 60an ribu telah tertoreh di Jakarta /Indonesia dan menjadi konser penutup tour Asia paling berkesan bagi Metallica. ““It was an awesome night, great performance from them all — the lighting, the stage, the sound and the crowd!!
“What an amazing show to end this run of shows in Asia,” said the band.


IN THE END

Dan akhirnya sekitar pukul 22.30 kami keluar dari stadion utama dengan perasaan Puas, dengan perasaan belom terlalu rela buat meninggalkan venue, tapi fisik berkata lain…. Kelelahan yang amat sangat membuat anak anak Atput Militia mengambil nafas sesaat di parkiran sebelum bertolak ke bandung. Sambil kembali mendokumentasikan momen sebanyak mungkin dengan hati senang, beberapa dari kami ada yang mendapatkan juga Pick Gitar selain Pic Bass yang gw dapet… Membanggakan!!

Berhubung Baru keluar dari GBK sekitaran jam 1 pagi, gw pun memutuskan buat gak tidur dan memilih mempertahankan euphoria ini, hingga masuk kantor di pagi harinya, karena izin cuti yang ditolak akibat exit meeting ga penting, tapi ga papa…. Hati senang, kepala pusing…. Ga pake tidur… hajar masuk kantor…. Walhasil 2 hari kemudian…. Tepar… wakakakaka
Seperti belum puas euphoria yang gw dapet, senin sore gw dapet berita kalo muke gw nongol dalam big screen di menit 1:04. . . menit 1:30 pas konser Metallica, dan ada yang ngaplot di youtube pas lagu Seek &    Destroy… wuihhh semoga klo dibikin dipidi, tu muka masih sempet  nebeng…sungguh konser yang gak terlupakan!!!

                    



Ga cuma itu, Adit (dengan menyamarkan usianya yang jauh lebih tua) dan Indra pun menjadi bintang di koran lokal yang memuat wawancara Demi Metallica. . . LUMAYAAANNN ATPUT MASUP KORANNN!!!!!




Overall  terimakasih buat blackrock entertainment yang sudah membuat mimpi kami jadi nyata, thx for amazing show Metallica, thx buat seluruh crew Atput Militia yang turut mengukir sejarah bersama sama…



 . . .  dan menjadi bagian dari sejarah datangnya Metallica ke Indonesia tercinta, gw bisa  dengan bangga berucap lantang….
“HELL YEAAA . . .  I WAS THERE  . . . ON THE FRONT ROW OF THE PIT!!!”